Rabu, 19 April 2017

Human Interest



Meski ragamu melawan waktu, namun kau tak pernah lelah menghadapi dunia yang keras penuh dengan tangisan darah yang selalu kau hadapi nenek. walau badai panas matahari serta kerontang, kau tetap mencari nafkah untuk kebutuhanmu sehari-hari. walau seharusnya diusiamu yang sekarang harusnya kau menikmati masa tuamu dengan nyaman dengan kebahagiaan anak cucumu, kau tetap menjalankan keseharianmu menjual kacang untuk tiap hariny untuk sesuap nasimu dan cucumu. walaupun anakmu pergi meninggalkanmu, namun kau tak menjadikan alasan untuk meratapi kehidupan yang malang melainkan kau lawan dunia hingga titik akhir darahmu.



tak kenal apa itu lelah, kau yang terbaik nek.. kau adalah malaikat tanpa sayap yang sesungguhnya, tak semua orang di usiamu yang bisa menjalani keseharian sepertimu. pagi kau mulai memasak, siang kau berjalan menempuh jalanan dengan tapak yang membakar, hingga sore dan malam kau tetap menjual kacang buatanmu hingga kau tertidur lelap. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pariwisata Air Terjun Curup

Pariwisata 1 Pariwisata 2